RAKYATMAJALENGKA.COM – Bupati Majalengka Drs H Eman Suherman MM menghadiri sekaligus memberikan dukungan penuh pada prosesi groundbreaking pembangunan fasilitas industri baru di kawasan prestisius Kertajati International Industrial Estate Majalengka (KIEM), Rabu (1/4).
Kehadiran fasilitas tersebut menandai babak baru bagi kesiapan Majalengka menyongsong era industrialisasi modern yang terintegrasi di wilayah Jawa Barat.
Dalam sambutannya di lokasi proyek, bupati menegaskan bahwa ekspansi industri di KIEM bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan sebuah manifestasi dari visi besar pemerintah daerah. Dia memandang momentum itu sebagai motor penggerak utama bagi kesejahteraan masyarakat lokal.
Baca Juga:Stok BBM di Indonesia Masih AmanEselon II dan III Tidak Terkena Kebijakan WFH, Bupati Jamin Nasib PPPK Aman
“Pemerintah Kabupaten Majalengka memberikan karpet merah dan dukungan total terhadap pembangunan fasilitas industri di KIEM. Ini adalah langkah strategis untuk mengerek daya saing daerah kita, sekaligus mempercepat laju pertumbuhan ekonomi yang berkualitas,” ujar bupati.
Bupati juga menambahkan bahwa pengembangan KIEM sangat selaras dengan desain besar Kawasan Rebana. Dengan letaknya yang sangat strategis, Majalengka diproyeksikan akan menjadi magnet baru bagi investasi skala internasional di Jawa Barat.
Salah satu poin krusial yang ditekankan oleh orang nomor satu di Majalengka ini adalah dampak domino (multiplier effect) yang akan dihasilkan. Kehadiran industri skala besar diharapkan tidak hanya menyerap ribuan tenaga kerja lokal, tetapi juga menghidupkan ekosistem ekonomi di sekitarnya.
Prioritas utama diberikan pada talenta lokal, agar masyarakat Majalengka tidak hanya menjadi penonton di tengah kemajuan industrinya sendiri.
Bupati berharap kehadiran pabrik-pabrik besar di KIEM dapat menjalin kemitraan dengan sektor UMKM, penyedia jasa logistik, serta penyedia infrastruktur pendukung lainnya.
Dengan terbukanya lapangan kerja, diharapkan tingkat kesejahteraan dan daya beli masyarakat akan meningkat secara signifikan.
Menyadari bahwa kenyamanan investor adalah kunci keberlanjutan, bupati menjamin bahwa pihaknya akan terus membenahi birokrasi. Dia berjanji untuk menciptakan iklim investasi yang “bersahabat” melalui transparansi perizinan dan penguatan infrastruktur pendukung di luar kawasan.
Baca Juga:Camat Sindangwangi Siagakan Piket BencanaKapolda Jawa Barat Pantau Arus Balik, 21 Ribu Kendaraan Padati Tol Cipali
“Kami berkomitmen kuat untuk menjaga iklim investasi agar tetap kondusif, aman, dan berkelanjutan. Investor harus merasa nyaman dan mendapatkan kepastian hukum saat menanamkan modalnya di Bumi Sindangkasih ini,” pungkasnya. (iim)
