RAKYATMAJALENGKA.COM – Anggota Komisi XII DPR RI H Ateng Sutisna mengatakan, sampai saat ini stok BBM di Indonesia masih aman termasuk saat pelaksanaan arus mudik dan arus balik lebaran beberapa waktu lalu.
Bahkan berdasarkan hasil komunikasi dengan pihak Pertamina maupun BP Migas dan Kementerian ESDM, pasokan dan stok BBM masih aman bahkan hingga 21 hari kedepan.
Saat ini masih ada sekitar 3 kapal milik Pertamina yang terus memaksimalkan produksi di dalam negeri. Saat ini pihaknya terus melakukan pemantauan ketersediaan minyak dan energi di tengah geopolitik dunia yang masih terus memanas dan belum menentu imbas perang Iran versus Israel dan Amerika.
Baca Juga:Eselon II dan III Tidak Terkena Kebijakan WFH, Bupati Jamin Nasib PPPK AmanCamat Sindangwangi Siagakan Piket Bencana
“Namun tentunya kita berharap agar ketegangan dunia bisa mereda agar pasokan BBM bisa kembali normal,” ujar Ateng.
Komisi XII DPR RI juga terus mengawal energi, bahkan sudah melakukan pemantauan dan pengawasan sebelum pecahnya perang Iran versus Israel dan Amerika. Hal itu guna memastikan ketersediaan BBM aman, terjangkau, tepat sasaran subsidi, termasuk keamanan pasokan listrik hingga ke pelosok.
“Untuk menjamin ketersediaan BBM, kami sudah meminta agar Pertamina menggabungkan 3 sub holding. Saat ini berdasarkan data, sebenarnya kita juga masih memiliki stok cadangan BBM dan Pertamina maupun BP Migas masih menyatakan aman,” tambahnya.
Saat ini memang ada kekhawatiran kenaikan harga BBM dunia, dan jika kondisi itu terus terjadi dan harga BBM naik terus maka bisa merusak kondisi fiskal negara. Pihaknya juga menganjurkan agar masyarakat bisa menghemat BBM, atau beralih ke listrik.
“Saat ini berdasarkan data yang ada sudah ada sekitar 150.000 kendaraan berbahan bakar BBM yang beralih menjadi kendaraan listrik dan gas, sebagai salah satu solusi atau upaya ketergantungan BBM,” pungkasnya. (pai)
