RAKYATMAJALENGKA.COM – Kepala SMAN 2 Majalengka DR H Toto Warsito MAg kembali meraih penghargaan dari Perkumpulan Manajer Pendidikan Islam Indonesia (Perma Pendis) Award sebagai Kepala Sekolah Transformatif Nasional tahun 2026.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Prof DR H Badrudin MAg CIIQA CEAM, Ketua Perma Pendis yang juga Guru Besar Bidang Ilmu Administrasi Pendidikan Islam yang kini menjabat sebagai Ketua Komite Penjaminan Mutu Pascasarjana UIN Sunan Gunung Djati Bandung, di Grand Pasundan Convention Hotel Bandung.
Menurut Prof Badrudin dalam sambutannya, Perma Pendis Award merupakan momentum apresiasi nasional bagi insan pendidikan Islam yang dinilai memiliki kontribusi nyata dalam penguatan mutu pendidikan, kepemimpinan kelembagaan, inovasi pembelajaran, riset, literasi akademik, serta pengembangan lembaga pendidikan di Indonesia.
Baca Juga:Bupati Dorong ASN Kurangi Seremoni, Pemkab Majalengka Tekan Penggunaan BBMBaznas Sasar Muzaki Kawasan Industri
Perma Pendis Indonesia Awards 2026 dirancang bukan sekadar seremoni penghargaan, namun menjadi ruang pertemuan gagasan, penguatan jejaring akademik, dan konsolidasi komitmen para tokoh pendidikan Islam untuk terus menghadirkan karya yang berdampak bagi masyarakat.
“Di tengah perubahan sosial, kemajuan teknologi, dan tuntutan mutu pendidikan yang semakin kompleks, penghargaan ini diposisikan sebagai pengakuan terhadap dedikasi para pendidik dan pemimpin lembaga yang bekerja dalam senyap, tetapi hasilnya dirasakan luas,” jelasnya.
Sementara penerima penghargaan berasal dari berbagai perguruan tinggi, madrasah, sekolah, pesantren, lembaga pemerintah, dan organisasi pendidikan.
Sejumlah institusi yang tercatat dalam daftar penerima antara lain UIN Sunan Gunung Djati Bandung, UIN Sumatera Utara, UIN Walisongo Semarang, UIN Sultan Maulana Hasanuddin Banten, dan UIN KH Achmad Siddiq Jember.
Ada juga UIN Palangkaraya, UIN Raden Intan Lampung, UIN Alauddin Makassar, UIN Raden Fatah Palembang, UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, Universitas Pendidikan Indonesia,Universitas Telkom, Universitas Bengkulu, UIN Mataram, serta sejumlah sekolah, madrasah, pesantren, dan lembaga pendidikan lainnya.
Kehadiran para penerima penghargaan dari lintas institusi menunjukkan bahwa pendidikan Islam Indonesia memiliki sumber daya manusia yang luas, produktif, dan bergerak dalam berbagai lini kampus, sekolah, madrasah, pesantren, pemerintahan, hingga komunitas pendidikan.
Sementara Toto Warsito mengaku sangat bersyukur dengan penghargaan yang diraihnya tersebut, dan keberhasilan itu akan menjadi motivasi bagi dia dan para kepala sekolah lainnya khususnya di Kabupaten Majalengka untuk bisa menjadi sosok inspiratif, inovatif, dan terus berkarya demi kemajuan dan mutu pelayanan pendidikan di Indonesia.
