Wabup Menutup TMMD di Sindangwangi

wabup tutup TMMD
SINERGI. Wakil Bupati Majalengka Dena M Ramdhan menutup kegiatan TMMD ke-127, di Desa Sindangwangi Kecamatan Sindangwangi, Rabu (11/3). FOTO: ISTIMEWA/RAKYAT CIREBON
0 Komentar

RAKYATMAJALENGKA.COM – Semangat gotong royong terpancar di Kecamatan Sindangwangi saat Wakil Bupati Majalengka, Dena Muhamad Ramdhan secara resmi menutup rangkaian kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127, Selasa (11/3).

Dalam pidatonya, Dena Muhamad Ramdhan memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang terlibat.

Dia menekankan bahwa keberhasilan program ini adalah bukti sahih bahwa kemanunggalan antara TNI dan rakyat bukan sekadar slogan, melainkan kekuatan nyata yang mampu mempercepat akselerasi pembangunan di kawasan pedesaan.

Baca Juga:Ponpes Al Madani Sukahaji Tebar KebaikanDLH: TPA Heuleut Belum Overload

Menilik sejarahnya, Dena mengingatkan kembali bahwa program ini memiliki akar historis yang kuat. Berawal dari program ABRI Masuk Desa (AMD) pada medio 1980-an, inisiatif ini telah bertransformasi dan bertahan selama lebih dari empat dekade.

“Transformasi dari AMD menjadi TMMD membuktikan bahwa model pembangunan berbasis kerakyatan ini sangat efektif. Selama lebih dari 40 tahun, program ini konsisten memberikan manfaat nyata, mulai dari akses jalan yang lebih baik hingga peningkatan taraf hidup masyarakat melalui pemberdayaan nonfisik,” tutur wabup.

Kehadiran Satgas TMMD ke-127 di bawah komando Kodim 0617/Majalengka meninggalkan jejak pembangunan fisik yang signifikan. Fokus utama pembangunan kali ini diarahkan pada konektivitas dan ketahanan lingkungan desa.

Akses transportasi berupa pengerasan jalan penghubung strategis antara Desa Sindangwangi menuju Desa Bantaragung sepanjang 1 kilometer dengan lebar 2,5 meter.

Sistem drainase berupa pembuatan dan pengecoran saluran air baru guna memastikan sistem drainase desa berfungsi optimal dan mencegah genangan.

Inovasi konstruksi berupa penguatan lahan bekas sawah menggunakan metode gedeg (anyaman bambu) sebagai fondasi dasar jalan agar lebih stabil.

Mitigasi bencana melalui pembangunan Tembok Penahan Tanah (TPT) di titik-titik rawan untuk meminimalisir risiko longsor. Terakhir, fasilitas sosial dan sanitasi dengan merenovasi rutilahu, pembuatan sumur bor untuk akses air bersih, pengecoran gorong-gorong, serta pembangunan Poskamling.

Baca Juga:Bupati Ajak Masyarakat Berhemat Warga Serbu Bazar Peduli Ramadan PKK 

Letkol Inf Fahmi Guruh Rahayu, selaku Dansatgas TMMD ke-127 sekaligus Dandim 0617/Majalengka, mengungkapkan rasa kagumnya terhadap partisipasi warga. Tidak hanya kaum pria, para ibu di Desa Sindangwangi pun turun langsung ke lapangan untuk membantu menyukseskan program ini.

0 Komentar