BIJB Terbangkan 17.700 Jamaah Haji, Proses Administrasi Berpusat di Asrama

BIJB Terbangkan 17.700 Jamaah Haji
PERSIAPAN. EGM BIJB Kertajati, Nuril Huda memimpin pertemuan Komite Keamanan Bandar Udara ke-2 Tahun 2026 yang membahas rencana operasi embarkasi haji 2026, di lantai 2 Bandar Udara Internasional Kertajati, Rabu (8/4). FOTO: IIM ABDURAHIM/RAKYAT CIREBON
0 Komentar

RAKYATMAJALENGKA.COM – Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati menyatakan kesiapan penuh untuk melayani pemberangkatan dan kepulangan jamaah haji tahun 2026.

Pada musim haji kali ini, BIJB Kertajati mendapatkan amanah untuk melayani sebanyak 40 kloter dengan total jamaah mencapai kurang lebih 17.700 orang.

Executive General Manager (EGM) BIJB Kertajati, Nuril Huda, mengungkapkan bahwa jumlah ini mengalami kenaikan dibandingkan tahun sebelumnya.

Baca Juga:Sistem UTS Online SD Membingungkan Jembatan Garuda TNI Mulai Dibangun

Dia memprediksi tren peningkatan akan terus berlanjut di tahun-tahun mendatang seiring dengan kesiapan fasilitas pendukung.

“Alhamdulillah, tahun ini ada kenaikan jumlah jemaah. Untuk tahun depan pun rencananya akan naik lagi, seiring dengan persiapan asrama haji yang sudah mencapai 100 persen,” ujar Nuril Huda saat memberikan keterangan usai rapat koordinasi dengan para stakeholder, Rabu (8/4).

Nuril menjelaskan bahwa rangkaian pelayanan haji di BIJB Kertajati akan berlangsung mulai 22 April hingga 30 Juni 2026. Pemberangkatan dimulai 22 April sampai dengan 20 Mei 2026. Sementara kedatangan dimulai awal Juni sampai dengan 30 Juni 2026.

Terkait alur keberangkatan, Nuril menegaskan bahwa seluruh proses pemeriksaan dokumen dan keamanan dilakukan secara terpusat di Asrama Haji, bukan di area terminal bandara.

Hal itu mencakup pemeriksaan paspor oleh Imigrasi, pengecapan visa, hingga pemeriksaan keamanan penerbangan (security check).

“Semua proses clearance hingga seremonial dilakukan di asrama haji. Jemaah nantinya masuk ke dalam bus yang sudah disegel oleh pihak Imigrasi. Jadi, saat di dalam bus, statusnya sudah seperti boarding di pesawat. Mereka akan langsung masuk melalui pintu akses khusus menuju pesawat tanpa melalui terminal penumpang lagi,” jelasnya.

Dalam rapat koordinasi tersebut, BIJB Kertajati juga memastikan kesiapan teknis di sisi udara (airside). Bekerja sama dengan ground handling PT Jasa Angkasa Semesta (JAS), pihak bandara telah menyiagakan fasilitas Ambulift.

Baca Juga:WFH Senin Demi Program Unggulan, Pemkab Ambil Langkah Berbeda Terkait Jadwal WFHFasilitas di Mekkah Jauh Lebih Baik

“Kami menyiapkan ambulift, yaitu mobil lift khusus yang dapat menjangkau langsung pintu pesawat. Ini sangat membantu jemaah lansia atau yang menggunakan kursi roda agar bisa masuk ke pesawat dengan nyaman dan aman,” tambah Nuril.

Mengingat ketatnya prosedur sterilisasi di area bandara, Nuril mengimbau masyarakat maupun pihak keluarga jamaah yang ingin melakukan prosesi perpisahan atau seremonial untuk memusatkannya di Asrama Haji.

0 Komentar