RAKYATMAJALENGKA.COM – Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kabupaten Majalengka secara serentak menggelar Tes Kemampuan Akademik (TKA) secara online berbasis IT, dengan sistem pengawasan silang, Senin (6/4).
Menurut Kepala MTs PUI Rajagaluh, H Yuyun Hayudin, pelaksanaan TKA pada dasarnya merupakan upaya menilai kemampuan akademik siswa secara objektif dan menyeluruh. Untuk hari pertama ada dua mata pelajaran, salah satunya adalah Matematika.
“Pelaksanaan TKA tahun ini dilakukan dengan persiapan madrasah yang matang, ruangan yang nyaman, dan fasilitas yang mencukupi. Kami berharap hasil yang diperoleh bisa cukup memuaskan,” ujarnya.
Baca Juga:PDIP Nilai KPU Lamban! Terkait Putusan MA, DPC Segera berkirim SuratBupati Geram Lihat Tumpukan Sampah di Jatitujuh
Sementara Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Hj Euis Damayanti MPKim mengatakan, bahwa TKA merupakan program penting dalam sistem pendidikan untuk memetakan kemampuan akademik siswa.
Tercatat 86 madrasah dengan total 1.833 siswa kelas 6 di Kabupaten Majalengka akan mengikuti tes ini. Euis merinci bahwa pelaksanaan TKA akan menggunakan tiga moda utama yakni full online, semi online Tipe A, dan semi online Tipe B yang disesuaikan dengan infrastruktur di masing-masing madrasah.
“Dari 86 madrasah, 60 lembaga akan melaksanakan secara mandiri, 19 menumpang, sementara 7 lembaga lainnya masih dalam proses penentuan moda pelaksanaan,” jelasnya.
Menurutnya, TKA memiliki peran strategis dalam sistem pendidikan. Selain sebagai tolok ukur capaian belajar selama tiga tahun di bangku madrasah tsanawiyah dan aliyah, tes tersebut juga berfungsi sebagai panduan bagi siswa dan orang tua dalam memilih jenjang pendidikan lanjutan yang sesuai dengan minat, bakat, dan kemampuan akademik siswa.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Majalengka, DR H Agus Sutisna SAg MPd menekankan jika TKA adalah bagian dari proses pengukuran kompetensi lulusan di tengah dinamika perubahan regulasi pendidikan.
Dia mengingatkan meskipun nomenklaturnya terus berubah, substansi dari evaluasi ini tetap berfokus pada kualitas lulusan.
“TKA merupakan program awal yang diluncurkan oleh sistem pendidikan di Kemenag, dan kami memiliki komitmen kuat dalam memberikan pelayanan yang setara bagi madrasah negeri maupun swasta. Terutama terkait pemenuhan hak-hak lembaga pendidikan di daerah,” pungkasnya. (pai)
