Petugas kepolisian bersama warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi di tengah kegelapan malam untuk membawa para korban ke fasilitas kesehatan terdekat agar segera mendapatkan pertolongan medis.
Salah seorang saksi hidup sekaligus penumpang, Silvia Azhari, menuturkan bahwa rombongan memang sempat beristirahat sejenak di Ciamis sebelum memutuskan untuk melanjutkan perjalanan malam melintasi jalur Jahim. Kelelahan fisik diduga menjadi faktor krusial yang membuat kewaspadaan pengemudi menurun drastis.
Hingga saat ini, pihak Polres Majalengka telah mengamankan sejumlah barang bukti penting, termasuk unit kendaraan Isuzu Elf yang mengalami kerusakan berat, STNK, serta SIM BI Umum milik pengemudi.
Baca Juga:195 Warga Binaan Terima RK Idul Fitri 2026Volume Kendaraan Meningkat 14,4%
Menyikapi tragedi ini, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi mengeluarkan imbauan keras kepada seluruh pengguna jalan, terutama bagi wisatawan dan pemudik yang melintasi jalur pegunungan di Majalengka.
“Kami sangat meminta kepada para pengendara untuk selalu mengutamakan keselamatan di atas kecepatan. Jika tubuh sudah merasa lelah atau mengantuk, jangan memaksakan diri. Manfaatkan pos pengamanan atau rest area yang tersedia untuk beristirahat. Jalur seperti Jahim memerlukan konsentrasi penuh dan kondisi fisik yang prima, terutama saat cuaca buruk melanda,” tegas AKBP Rita Suwadi.
Saat ini, kasus kecelakaan tersebut masih dalam proses penyidikan lebih lanjut oleh Unit Gakkum Satlantas Polres Majalengka untuk memastikan seluruh faktor penyebab kecelakaan secara komprehensif. (iim)
