RAKYATMAJALENGKA.COM – Memasuki pertengahan Maret 2026, denyut aktivitas di ruas Tol Cikopo–Palimanan (Cipali) mulai menunjukkan eskalasi. Berdasarkan pantauan Minggu (15/3), arus lalu lintas di jalur penghubung utama Jawa Barat menuju Jawa Tengah ini terpantau dalam kondisi ramai namun tetap terkendali (lancar).
Tren peningkatan volume kendaraan ini sebenarnya sudah mulai terdeteksi sejak Sabtu (14/3) dan terus merangkak naik hingga Minggu siang.
Sustainability Management & Corporate Communications Dept Head Astra Tol Cipali, Ardam Rafif Trisilo memberikan rincian data terkait pergerakan kendaraan. Menurut catatannya, dalam kurun waktu 12 jam (pukul 00.00 hingga 12.00), sebanyak 31 ribu kendaraan telah melintasi jalur dari arah Cikopo menuju Cirebon.
Baca Juga:Pascasarjana Unma Perkuat TridharmaAnggota DPR Tebar Bantuan Renovasi Masjid
“Angka tersebut merepresentasikan kenaikan sebesar 14,4 persen jika dibandingkan dengan volume lalu lintas pada periode waktu yang sama di hari sebelumnya,” terang Ardam.
Lonjakan arus ini terkonsentrasi di Jalur A (arah timur). Sebaliknya, Jalur B yang mengarah ke Jakarta justru menunjukkan tren penurunan. Hingga Minggu siang, tercatat hanya sekitar 10 ribu kendaraan yang melintas, lebih rendah dari hari sebelumnya yang menyentuh angka 11 ribu kendaraan.
Meningkatnya populasi kendaraan di jalan tol secara otomatis berdampak pada fasilitas istirahat. Rest Area KM 166 di wilayah Majalengka menjadi salah satu titik yang paling dipadati oleh pengguna jalan.
Antrean kendaraan mulai mengular di pintu masuk sejak pagi hari. Puncak kepadatan terpantau terjadi menjelang waktu Salat duhur, di mana mayoritas pengendara memutuskan berhenti sejenak untuk beribadah dan beristirahat.
Untuk menjaga kenyamanan bersama, petugas di lapangan terus memberikan imbauan agar para pengguna jalan tidak memarkirkan kendaraan terlalu lama, guna memberikan ruang bagi pengendara lain yang juga membutuhkan fasilitas rest area.
Sebagai strategi untuk memecah konsentrasi massa pada puncak arus mudik nanti, pihak pengelola jalan tol telah memberlakukan kebijakan diskon tarif tol sebesar 30%.
“Kebijakan ini berlaku bagi pengguna jalan yang melintas dari Gerbang Tol Cikampek Utama menuju Gerbang Tol Kalikangkung, Semarang,” kata Ardam.
Baca Juga:RA Al-Zahra Bina Insani Salurkan SantunanPolres Musnahkan Ribuan Botol Miras
Diskon ini sudah aktif sejak Minggu dini hari dan akan berakhir pada Senin (16/3) pukul 24.00. Pemerintah dan pengelola berharap pemotongan tarif ini menjadi stimulus bagi masyarakat agar melakukan perjalanan lebih awal.
