RAKYATMAJALENGKA.COM – Dalam upaya membentuk generasi yang memiliki kepekaan sosial tinggi, serta berkarakter rahmatan lil alamin sesuai kurikulum KBC.
Di bulan Ramadhan tahun 2026 ini, RA Al-Zahra Bina Insani Lengkong Wetan Kecamatan Sindangwangi menggelar aksi sosial berupa santunan kepada anak yatim dan jompo yang berada di sekitar lingkungan sekolah.
Selain santunan, lembaga pendidikan anak usia dini yang berada dibawah Kementrian Agama (Kemenag) Majalengka tersebut, juga melakukan penyerahan zakat fitrah melalui Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sekolah yang kemudian diteruskan ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kecamatan dan Kabupaten Majalengka.
Baca Juga:Polres Musnahkan Ribuan Botol Miras Menteri PKP Salurkan BSPS di Talaga
Menurut Atih Juaningsih SPd Aud, Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan menjelaskan, jika kegiatan tersebut merupakan salah satu upaya pihaknya dalam mengimplementasikan pendidikan karakter, yang bertujuan untuk menumbuhkan rasa empati dan semangat berbagi serta kepedulian sosial sejak usia dini.
“Kegiatan ini bertujuan untuk melatih kepekaan sosial terhadap para siswa anak usia dini di Ra Al-Zahra Bina Insani, sekaligus menghidupkan bulan Ramadhan,” ucapnya.
Bulan Ramadan, dipilih sebagai momentum pedagogis yang tepat karena nilai-nilai berbagi dan tanggung jawab sosial lebih mudah di internalisasi melalui praktik nyata.
Sementara itu, Kepala RA Al-Zahra Bina Insani, Urip Fitria SPd AUD menambahkan, pelibatan siswa dalam kegiatan sosial tersebut sangat krusial. Sebab usia PAUD atau RA masuk pada usia emas (golden age). Dimana mereka memiliki kemampuan menyerap informasi dari lingkungan dengan sangat cepat.
“Dengan melihat dan terlibat langsung dalam proses berbagi, anak-anak belajar merasakan apa yang dirasakan orang lain dan memahami pentingnya membantu kelompok rentan seperti fakir miskin dan lansia,” terangnya.
Terkait zakat fitrah, Urip menambahkan jika sekolah memastikan proses penyaluran dilakukan secara sistematis. Murid diajarkan bahwa zakat fitrah bukan sekadar kewajiban ritual, tetapi juga alat untuk membersihkan diri dan meringankan beban orang miskin agar mereka dapat merasakan kebahagiaan di hari raya.
Melalui penyaluran zakat secara resmi ke UPZ Baznas kata dia, siswa juga diberikan edukasi mengenai tata cara perhitungan zakat dan mekanisme pendistribusian yang sesuai dengan tuntunan syariat. Langkah ini diharapkan dapat menanamkan kesadaran beramal dan ibadah sosial yang akan terbawa hingga mereka dewasa kelak.
