RAKYATMAJALENGKA.COM – Meski perayaan Idul Adha masih jauh, namun sejumlah warga memilih untuk membeli hewan kurban lebih awal dengan tujuan menghindari kenaikan harga, terutama saat perayaan semakin dekat.
Salah satunya seperti yang dilakukan DKM Miftahussalam Lengkong Kulon Kecamatan Sindangwangi yang langsung memesan sekitar 7 ekor sapi untuk perayaan Idul Adha Mei mendatang.
Menurut Ustad Juheri, Ketua DKM Miftahussalam, 7 ekor sapi tersebut merupakan pesanan para jamaahnya yang akan melaksanakan kurban pada Idul Adha dan mempercayakan pembeliannya kepada DKM.
Baca Juga:JAF Menjaga Ekologi dan Kesenian Tanah LiatLapas Majalengka Perangi Narkoba dan HP
Mereka mengumpulkan uang kurban dicicil sejak satu tahun sebelumnya. Pihaknya mengaku sengaja memilih membeli sapi-sapi tersebut saat ini untuk menghindari kenaikan harga, terutama menjelang hari H.
“Kami memang sengaja memilih untuk membeli lebih awal. Selain harganya masih belum ada kenaikan, stoknya masih banyak dan bisa memilih yang lebih bagus,” ujarnya.
Sementara Sukirman (45), pengusaha sapi asal Rajagaluh mengakui jika sampai saat ini jumlah pesanan hewan kurban khususnya sapi sudah mulai ada meski belum ramai. Biasanya pesanan akan meningkat pada H-7 sebelum lebaran Idul Adha.
“Untuk pembelian sapi berbeda dengan kambing atau domba, sebab biasanya para bandar akan memberikan DP minimal satu bulan sebelum hari H. Sebab jika pembelian dilakukan waktunya sangat dekat dengan hari H akan kesulitan dan harganya juga bisa naik,” ucapnya.
Harga rata-rata sapi untuk hewan kurban yang dipatok pihaknya berkisar antara Rp25 juta hingga Rp30 juta tergantung ukuran dan jenis sapi. Untuk memenuhi kebutuhan hewan kurban tersebut, pihaknya mengaku selain mengandalkan pasokan dari petani lokal Majalengka. Dia juga mendatangkan dari beberapa daerah di luar Majalengka dan luar Jawa Barat.
“Selain dari para peternak di Majalengka, untuk memenuhi kebutuhan pesanan sapi kami juga memesan dari luar daerah seperti dari Bogor dan Tegal dan dari daerah lainnya. Sayangnya untuk saat ini pesanannya masih sedikit, mudah mudahan dalam beberapa pekan kedepan pesanan bisa meningkat,” tambahnya.
Darmawan, salah seorang petugas UPTD Pasar Kambing di Kecamatan Maja mengatakan jika pesanan hewan kurban khususnya kambing di pasar tersebut memang terlihat masih sepi, kemungkinan kata dia penjualan akan meningkat pada H-7 hingga H-1. Untuk saat ini pesanan rata-rata hanya untuk kebutuhan akikah atau untuk kebutuhan ternak saja, yang jumlah penjualannya masih kecil.
