RAKYATMAJALENGKA.COM – Baznas Kabupaten Majalengka berupaya untuk membangun kolaborasi penguatan program sosial secara nasional dan internasional, dengan memfasilitasi pertemuan antara Pemerintah Kabupaten Majalengka dengan sejumlah lembaga nasional dan internasional.
Hal tersebut merupakan salah satu langkah Baznas Majalengka dalam mendorong sinergi lintas lembaga demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Hal tersebut terungkap dalam rapat kerja (raker) antara Bupati Majalengka Drs H Eman Suherman MM bersama seluruh OPD dan pimpinan lembaga lainnya termasuk Baznas. Berdasarkan hasil fasilitasi ketua Baznas Majalengka, Pemkab Majalengka akan melakukan kolaborasi dengan empat lembaga.
Baca Juga:Pemkab Kebut Sertifikasi Tanah WakafHijar PUI Bagikan Takjil Gratis
Empat lembaga yang terlibat dalam rencana kolaborasi tersebut adalah Direktorat Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia Kementerian Sosial RI, Politeknik Kesejahteraan Sosial Bandung, SEAMEO CECCEP, serta Inovasi Muda.
“Pertemuan ini tentunya menjadi ruang strategis untuk membangun sinergi lintas sektor dalam merancang program sosial yang lebih inklusif, terintegrasi, dan berkelanjutan bagi masyarakat Kabupaten Majalengka,” terangn bupati.
Pihaknya juga mengapresiasi inisiatif Baznas Majalengka yang dinilai mampu menjadi narahubung dalam mempertemukan berbagai pihak untuk membangun kolaborasi strategis.
Menurutnya, sinergi lintas lembaga tersebut sejalan dengan upaya Pemerintah Kabupaten Majalengka dalam memperkuat program sosial yang berkelanjutan serta menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.
Sementara Ketua Baznas Kabupaten Majalengka, Agus Asri Sabana menjelaskan jika kolaborasi tersebut merupakan langkah nyata untuk mengoptimalkan potensi berbagai lembaga dalam menghadirkan program yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.
“Melalui kolaborasi ini, kami berharap berbagai gagasan dan potensi yang dimiliki masing-masing lembaga dapat disinergikan menjadi program konkret yang bermanfaat bagi masyarakat Majalengka,” ujarnya.
Untuk kerja sama tersebut, rencananya akan segera dilakukan melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) yang melibatkan Bupati Majalengka bersama keempat lembaga mitra.
Baca Juga:
“Dalam waktu dekat, penandatanganan MoU dan perjanjian kerja sama akan dilakukan sebagai bentuk komitmen bersama dalam mengimplementasikan berbagai program yang dirancang melalui kolaborasi tersebut,” tambahnya.
Melalui langkah itu, pihaknya berharap gerakan sosial yang inklusif dan berkelanjutan di Kabupaten Majalengka dapat semakin kuat serta mampu menghadirkan kemaslahatan yang lebih luas bagi masyarakat. (pai)
