Dia juga meminta warga tidak berspekulasi negatif terhadap pemerintah. Eman menegaskan bahwa pihaknya terus bergerak mencari sumber pendanaan alternatif, baik dari pemerintah pusat maupun provinsi, demi menutupi keterbatasan kas daerah.
Rencana besar itu disambut dengan optimisme sekaligus harapan tinggi oleh warga. Asep (45), seorang warga Sukaraja, sangat berharap jadwal pengerjaan tidak meleset dari target yang dijanjikan.
“Kalau bisa dipercepat, karena jalan rusak ini sangat mengganggu, apalagi bagi kami yang setiap hari harus bekerja melintasi jalur tersebut,” harapnya.
Baca Juga:Baznas-DPRD Studi Banding ke GarutTarget Warga Miskin Jadi 9,8 Persen, Mensos: Sekolah Rakyat Mandat Konstitusi
Senada dengan Asep, Siti (38) menekankan pentingnya pengawasan terhadap kualitas pengerjaan. Dia berharap kontraktor tidak asal-asalan dalam membangun agar jalan yang diperbaiki memiliki umur pakai yang lama.
“Harapannya kualitasnya bagus, jangan sampai baru diperbaiki sebentar sudah bolong-bolong lagi,” cetusnya. (iim)
