Di wilayahnya, terdapat dua gerai toko tani resmi yang secara konsisten melayani kebutuhan pupuk bagi masyarakat setempat.
Kendati demikian, Wartam menyampaikan aspirasi mengenai tantangan teknis yang dihadapi petani menjelang kemarau panjang. Menurutnya, ketersediaan pupuk harus dibarengi dengan kesiapan infrastruktur pengairan mandiri.
“Menghadapi prediksi kemarau panjang ini, kebutuhan utama kami saat ini adalah dukungan mesin pantek (pompa air sumur bor). Mesin ini sangat kami butuhkan untuk menjaga pasokan air agar tanaman padi tidak fuso atau gagal panen saat sumber air permukaan mulai menyusut,” tutur Wartam.
Baca Juga:KPU Sosialisasi Lanjutan ke Pemilih Pemula Uu Dorong Fajar Maju di Pilkada 2026
Sebagai informasi, Desa Mekarmulya memiliki potensi pertanian yang sangat luas dengan lahan persawahan mencapai 175 hektare. Selain itu, terdapat kawasan lahan milik Perum Perhutani seluas kurang lebih 1.000 hektare yang selama ini dikelola secara produktif oleh masyarakat setempat.
Hingga kini, sinergi antara warga Desa Mekarmulya dengan pihak Perhutani terus berjalan harmonis dalam upaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan guna meningkatkan kesejahteraan ekonomi berbasis pertanian di wilayah Kertajati. (iim)
