Oleh karena itu, dia memastikan bahwa operasi serupa akan terus digencarkan secara berkala dan tanpa peringatan (sidak). Langkah ini diambil sebagai upaya edukasi sekaligus efek jera bagi para pengedar maupun penjual.
“Kami akan terus menggempur peredaran rokok ilegal di seluruh pelosok Majalengka. Kami tidak ingin praktik yang merusak tatanan ekonomi dan hukum ini terus berkembang subur. Sinergi antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, dan kesadaran masyarakat adalah kunci utama untuk menyudahi praktik ini,” pungkasnya. (iim)
